April 6, 2020

Akhirnya, Pemerintah Evakuasi WNI di Kapal World Dream

BETAWIPOS, Jakarta – Pemerintah RI tengah mengevakuasi sebanyak 188 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Kapal Pesiar World Dream, Rabu (26/2/2020). Kapal tersebut terpaksa menghentikan perjalanannya akibat virus Corona.

M. Fadjroel Rachman, Jubir Presiden RI menyebut, penjemputan para WNI tersebut dilakukan dengan menggunakan KRI Dr. Soeharso yang tengah berada di Teluk Durian. Diperkirakan KRI Dr. Soeharso akan sampai di lokasi pertemuan (rendevouz) dengan kapal pesiar World Dream akan berlangsung beberapa jam.

“Kemudian KRI Dr. Soeharso akan berlayar ke pulau transit observasi, Pulau Sebaru di Kepulauan Seribu, Jakarta,” katanya melalui rilis yang diterima Redaksi Betawipos.

Fajrul menambahkan, transit observasi minimal berlangsung 14 hari ke depan. Observasi itu juga di bawah pengawasan Kemenkes RI sesuai protokol WHO.

“Perlakuan sama terhadap WNI  berlaku baik yang di Provinsi Hubei, kapal Diamond Princess, maupun yang berada kapal World Dream,” imbuhnya.

Fajrul menambahkan, upaya evakuasi yang dilakukan pemerintah terhadap warganya memang harus dilakukan dengan kehati-hatian. Itulah yang membuat upaya evakuasi itu berlangsung agak lama.

“Tidak ada seorang pun yang akan ditinggalkan pemerintah. Dan itu keputusan politik yang sudah diambil oleh Presiden Joko Widodo,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, mengaku saat ini masih berusaha mengatasi problematika Warga Indonesia yang berada di Kapal Dream World, dalam kasus virus corona.

Pasalnya para awak dan penumpang yang telah terevakuasi dengan baik tersebut masih ditolak untuk berlabuh di mana-mana.

“Nah itu kita sebagai pemerintah wajib memperhatikan yang tertolak di mana-mana ini,” ujar Terawan. RIL