Tue. Jul 7th, 2020

Belasan Preman Pasar Diamankan Petugas Polres Jakbar

2 min read

Betawipos, Jakarta – Jajaran Polres Metro Jakarta Barat mengamankan sedikitnya 11 preman yang beroperasi di Pasar Darurat Kapuk, Jakarta Barat. Mereka kerap memintai sejumlah uang ke para pedagang. Para pelaku premanisme ini juga menguasai lahan sekitar pasar.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edy Suratna Sitepu mengatakan, awalnya pihaknya mendapat informasi dari masyarakat terkait banyaknya aksi premanisme. Akibatnya, ulah mereka dirasa meresahkan warga Jakbar khususnya di daerah Kapuk. Menindaklanjuti laporan itu, polisi langsung bergerak. Dalam giat yang dilakukan malam hari, aparat mengamankan 11 preman pada Rabu, 30 September 2019 lalu.

“Satuan reskrim Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengamankan sebanyak 11 orang preman yang menduduki sebuah lahan pasar lapangan bola, pasar darurat di Kapuk Jakarta Barat,” kata AKBP Edy dalam keterangannya kepada wartawan termasuk Betawipos, Jumat (1/11/2019).

Petugas Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengamankan preman yang kerap meresahkan masyarakat.

Para preman ini disebut Edy kerap meresahkan masyarakat sekitar dengan cara memalak. Mereka juga memalak para pedagang di sekitar lokasi.

“Para pelaku ditenggarai meminta sejumlah uang kepada para pedagang di sekitar lokasi pasar,” jelas Edy.

Saat ini, ke-11 preman itu sudah dibawa ke Polres Jakarta Barat. Para preman itu masih diintrogasi oleh polisi.

“Para pelaku sudah kita amankan, saat ini ke-11 pelaku sedang menjalani proses penyidikan untuk mendalami akan kasus tersebut,” kata Edy.

Seperti diketahui sebelumnya Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi memastikan tidak akan ada lagi aksi premanisme di wilayahnya. Pihaknya akan tegas menindak para pelaku yang berani melakukan aksi premanisme.

“Kami berkomitmen Jakarta Barat ‘zero premanisme’,” kata Hengki, Selasa (29/10).

“Ada yang coba-coba kita sikat!” sambung Hengki. Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *