Pentingnya Karateka Terapkan Prokes Selama Berlatih Di Masa Pandemi

Betawipos, Depok – Seorang karateka harus tetap melakukan aktifitas latihan rutinnya selama masa pandemi. Tentunya kegiatan itu tetap harus dengan menerapkan prosedur protokol kesehatan yang ketat, dengan menggunakan masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun. Hal itu untuk tetap menjaga kestabilan imunitas agar tidak mudah terserang virus Covid-19.

Demikian dikatakan Sensei Sjam Tudji selaku Ketua Komtek INKANAS Pengprov DKI dalam kunjungannya ke ISL Dojo Arhat, Depok, Sabtu (310/01/21). Menurut Tudji, himbauan itu seperti yang disampaikan pimpinan Institut Karate Do Nasional (INKANAS).

“Kunjungan ke ranting-ranting ini untuk salah satunya kita menyampaikan apa yang diharapkan Bapak Ketua Umum Purnawirawan Jendral Polisi Bapak Badrodin Haiti. Bahwa di setiap ranting di masa pandemi ini tetap ada kegiatan, dengan tetap melalui prosedur protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah,” katanya pada Betawipos di GOR Arhat.

Seluruh jajaran pimpinan dan pengurus Inkanas berharap, seluruh ranting Inkanas tetap melakukan kegiatan latihan agar selalu siap jika ada event kejuaraan maupun ujian penurunan kyu.

Sensei Kusno Utomo (tengah) diapit Sensei Sjam Tudji dan Senpai Nurhidayat di sela latihan bersama di Dojo Arhat Reni Jaya

“Yang kedua diharapkan dengan latihan rutin tetap menjaga kestabilan imunitas juga teknik-teknik tetap terjaga hingga pada saat nanti ada kegiatan kejuaraan maupun kegiatan ujian semuanya sudah siap. Dan harapan kita seluruh ranting-ranting Inkanas di DKI selalu tetap melaksanakan latihan seperti biasa,” tuturnya.

Di tempat yang sama Sensei Kusno Utomo, selaku Ketua Komtek Inkanas Jakarta Selatan berharap, seluruh senpai maupun pelatih selalu menekankan tiga kunci kepada para junior dan muridnya. Ketiga dokrin itu antara lain fokus, listening dan confidence. Tujuannya, agar murid lebih berkonsentrasi, harus mendengarkan dan percaya diri.

“Kalo tiga doktrin itu kita sampaikan, guru tidak sia-sia memberi instruksi. Jadi jangan sampai waktu ngajar, murid ada yang bercanda, gak dengerin. Jadinya, begitu pulang murid nggak dapet apa-apa. Kasihan mereka,” tambah Karateka DAN V ini.

Meski para pelatih memiliki metode lain, dirinya terus mengingatkan agar ketiga kunci itu tetap disampaikan ke anak didik.

“Jadi tiga metode itu merupakan cara efektif menurunkan ilmu dari pelatih ke murid. Walaupun ada metode lain tapi tiga kunci itu kalo bisa disosialisasikan,” tuturnya. 

Sedangkan Senpai Nurhidayat selaku pelatih Dojo Arhat Reni Jaya mengaku berterima kasih atas kunjungan para pengurus pusat Inkanas. Dirinya merasa perhatian para Pengurus Pusat Inkanas sangat besar meski tempat berlatih yang dikoordinirnya berada di pinggiran ibukota.

“Saya atas nama ISL Dojo Arhat mengucapkan terima kasih atas kunjungan Ketua Komtek DKI dan Komtek Cabang Jaksel. Ini suatu penghargaan bagi kami karena dojo kami yang ada di pinggiran Jakarta ini dapat dikunjungi oleh pengurus dari pusat,” kata Senpai Dayat.

Dirinya berharap, kunjungan tersebut bisa menjadi motivasi bagi para karateka untuk lebih giat berlatih dan berprestasi.

Oleh karena itu mudah-mudahan ini menjadi motivasi dan semangat bagi karateka untuk terus berlatih walaupun dalam masa pandemi, sesuai dengan protokol kesehatan yang telah diatur oleh pemerintah. Sekali lagi inkanas jaya inkanas maju bersama inkanas kita maju, oss,” pungkasnya.

Dalam kunjungannya di Dojo Arhat, Sensei Kusno Utomo juga menyerahkan piagam penghargaan bagi karateka yang telah berprestasi dalam Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN)

Pada kesempatan latihan bersama ini, Sensei Kusno dan Sensei Tudji juga menyerahkan piagam penghargaan bagi para karateka yang telah berprestasi. Mereka berhasil menjadi juara dalam Komite Olahraga Siswa Nasional (KOSN) yang diselenggarakan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tingkat Kota Depok, beberapa waktu lalu.

Mereka berhasil meraih piagam dan piala KOSN Kecamatan Bojongsari dan Sawangan Kota Depok dalam pertandingan yang digelar secara daring. Para karateka putra yang berprestasi adalah: Juara I Bayu Prasetyo dari SDI Nurul Hidayah, Juara II Tegep Kokoh dari SDS Tadika Puri dan Juara III Zhaki Verin AlViano dari SDS Tadika Puri. Selain itu juga diserahkan penghargaan bagi pemenang putri yakni Juara I Niken Daniswara dari SDS Tadika Puri dan Juara II Inspira Syair Cinta dari SDN Duren Seribu 04. red

One thought on “Pentingnya Karateka Terapkan Prokes Selama Berlatih Di Masa Pandemi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *