Sat. Mar 28th, 2020

Polisi Kesulitan Tangkap Jambret Ibu-Ibu di Sawangan, Depok

Betawipos.com, Depok – Aksi pelaku jambret ibu-ibu dirasa makin meresahkan warga Kelurahan Bedahan, Depok, Jawa Barat. Sayangnya, meski warga sudah melaporkan ke Mapolsek Sawangan, hingga kini kinerja polisi belum terlihat hasilnya.

Penjambretan yang menyasar ibu-ibu tersebut, kerap menggunakan kendaraan Yamaha NMAX saat beraksi. Seperti yang dialami salah seorang wali murid TK di kawasan Jalan Jambu yang enggan disebut namanya. Menurutnya, ia baru saja menjadi korban jambret hingga tas selempangnya sudah raib digondol pelaku. Yang tersisa hanya tali tas kecilnya saja.
“Iya, dompet saya yang diambil. Tadi saat menjemput anak saya,” katanya pada Betawipos.com Senin (16/12/2019).

Dirinya menyesalkan pihak aparat kepolisian yang dirasa gagal melakukan pengamanan di wilayah tersebut. Pasalnya, kejadian serupa sudah sering dialami ibu-ibu yang mengantar anaknya sekolah atau berbelanja.

Menurut pengakuan Siti, warga Bedahan, pelakunya kerap menggunakan kendaraan serupa. Kadang menggunakan jenis kendaraan itu warna abu-abu, tapi kadang menggunakan kendaraan serupa yang berwarna merah.

“Pelakunya itu-itu aja. NMAX lagi NMAX lagi,” katanya.

Menurut Siti, ciri-ciri pelaku memiliki badan yang besar tegap. Sasarannya selalu dipilih ibu-ibu lantaran dianggap tidak akan mampu melawan atau mengejarnya. Bahkan pernah salah seorang istri polisi yang tinggal di perumahan nyaris menjadi korban jika tidak ada pengendara lewat.

“Seminggu lalu warga Griya (Perigi Sawangan) istrinya polisi mau dijambret. Sudah jatuh. Untungnya ada yang lewat di Kebun Jambu sana,” paparnya.

Siti berharap, aparat Polsek Sawangan Depok harus segera menangkap pelaku penjambretan yang meresahkan warga Kelurahan Bedahan. Apalagi program televisi swasta sering menayangkan aksi heroik Tim Jaguar Polresta Depok dalam menangkap pelaku kejahatan. Dirinya khawatir, jika tidak segera ditangkap, warga akan berupaya melakukan tindakan main hakim sendiri untuk menangkap pelaku.

Sementara menurut salah seorang warga GPS, pihaknya sudah melapor ke Mapolsek Sawangan. Namun aparat berjanji akan melakukan pengintaian lebih dahulu.

“Kita sudah laporkan ke aparat berwenang. Mereka berjanji akan melakukan upaya penangkapan,” ujar Tatang, Ketua RT.06 RW.08 GPS.

Lantas, seperti apa upaya penangkapan yang akan dilakukan aparat kepolisian? Apakah mereka mampu menangkap pelaku yang telah meresahkan warga? Red

Berkali-kali ibu-ibu jadi korban, jambret kian beringasan, aparat dinilai lamban