Tue. Jul 7th, 2020

SEP Theatre Pentaskan Toleransi Dalam Violet: A Colour Unaccepted

1 min read

BETAWIPOS, Jakarta – SEP Theatre melakukan pementasan Violet: A Color Unaccapted untuk mendukung gerakan menangkal intoleransi. Pasalnya, intoleransi sudah semakin mencemaskan saja untuk keberlangsungan negeri ini khususnya kaum muda.

Ketua Media Partner SEP Theatre, Inez Sakhi Wisista mengatakan, pementasan tersebut merupakan project musical collosal bertema toleransi. Penonton setia mereka berkisar lebih dari 2.200 orang yang meliputi pelajar SMA, anggota keluarga, dan influencer social media.

Pihaknya mendukung Toleransi Indonesia Melalui Pementasan
Violet: A Color Unaccepted tersebut. SEP Theatre yang dinaungi oleh The Someday Project berinisiatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda yang rentan terdampak.

“Pementasan teater ini akan dipentaskan pada Sabtu, 28 Maret 2020 di Nusa Indah Theatre, Balai Kartini pada jam 15.00 WIB dan 19.00 WIB,” katanya seperti dikutip Betawipos dari rilisnya.

Inez menambahkan, The Someday Project adalah sebuah komunitas teater yang telah menaungi 34 teater di Jakarta. Mereka sudah berdiri lebih dari 32 tahun.
SEP Theatre sendiri adalah teater SMA terbesar di Jakarta yang sudah ada sejak 2012 silam. Mereka dipelopori oleh SMAN 78. Beranggotakan lebih dari 300 anak setiap tahunnya, Teater ini terbentuk untuk membimbing anggotanya dalam berkarya tulus menjaga profesionalitas.

Dengan Slogan ‘Aku terima warnamu’, SEP Theatre juga mengajak teater-teater SMA di Jakarta dan sekitarnya untuk mendukung pergerakan teater guna meningkatkan kesadaran tentang toleransi di Indonesia. Karena Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi keberagaman yaitu Bhinneka Tunggal.

“Terima kasih atas apresiasi terhadap kemajuan karya seni dan toleransi di Indonesia. Kami terima warnamu,” pungkas Inez.Ril

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *