Youtuber Gelar Lomba Kicau With AA Duki, Hasilnya…Pecah!

Betawipos, Sidoarjo – Pandemi Covid-19 rupanya tak menyurutkan tekat para kicau mania dalam menggelar lomba. Meski demikian, lomba burung yang digelar Youtuber AA Duki tetap dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hasilnya… Pecah!

Lomba bertajuk Kopdar Kicau With AA Duki itu digelar di Gantangan Ramayana BC, Pasar Modern Induk Agrobis Puspa Agro, Desa Jemundo, Taman Sidoarjo, Sabtu (30/01/21). Gelaran di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) itu berjalan lancar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Para peserta juga diwajibkan mengenakan masker untuk menekan penyebaran virus Covid-19 yang berbahaya itu.

Pada perlombaan kali ini panitia mematok harga tiket maksimal Rp 150 ribu. Dengan mayoritas 5 dari 8 kelas yang dilombakan, hanya menyertakan 25 peserta saja.

Selalu Diminta Wefie Oleh Penghobi


Menurut AA Duki, Youtuber penggelar acara, jika kondisi normal biasanya harga tiket bisa sampai 200 ribuan bahkan sampai jutaan rupiah. Burung yang terdaftar pun bisa penuh sampai 60-an peserta lebih. Namun dalam kondisi PPKM seperti sekarang ini, dirinya mengaku puas masih bisa menggelar event bagi para kicau mania.

“Namun dalam kondisi terbatas seperti ini tentu sangat sulit untuk mendapatkan ijin. Karena panitia harus menyertakan pihak keamanan untuk mengantisipasi berjubelnya massa. Plus, panitia juga di-warning agar lomba selesai sebelum jam 6 malam,” paparnya pada Betawipos.

Sukses kedua, lanjut Youtuber dengan subscriber 468.000 ini, adalah antusiasme peserta burung ocehan atau kicauan. Tingginya animo peserta kicau Murai Batu, Cucak Hijau, Kacer, Kenari dan Cucak Jenggot rupanya di luar dugaan.

(Ki Ka) Taufiq BMW – Timo Arwana – AA Duki


“Saya bilang begitu karena lomba kurang enam hari, pembayaran lunas semua, ini bisa jadi patokan. Bahkan ada peserta, burungnya sedang tidak dalam kondisi fit, biasanya pesanan tiket akan dicancel. Ini tidak, mereka tetap ikut dengan burung pengganti. Saya sangat apresiasi antusiasme mereka,” kata AA Duki usai gelaran.

Sebelumnya, AA Duki kerap mengadakan gelaran semacam Kopdar kekekan alias burung yang jadi fokus adalah Lovebird. Demikian juga Kopdar Kicau yang melombakan burung selain kekekan.

MB Diesel Abah Eko Denpasar, Sekali Datang Langsung Juara

Salah satu peserta kicauan yang menarik perhatian dalam Kopdar Kicau With AA Duki adalah Abah Eko dengan gaco Murai Batu Diesel. Begitu datang saat tiket utama, jagoannya langsung mengunci bendera merah alias juara 1. Bahkan peserta asal Denpasar Bali ini digadang-gadang bakal juara sebelum burung dinaikkan gantangan.

Abah Eko (kanan)


Sayangnya, usai menggantang kedua kalinya dengan tiket Rp 100 ribu Abah Eko belum beruntung meminang bendera juara kembali. Abah Eko membenarkan jika domisili dan aktifitasnya banyak dihabiskan di Denpasar. Namun dirinya juga mempunyai rumah di Bratang Gede Surabaya.

“Karena PPKM, saya jadi tertahan di Surabaya. Pas ada Kopdar ya sudah sekalian ikut lomba saja mumpung burung lagi kondisi,” ujarnya.

Selain Murai Batu Diesel, di Bali juga ada gaco lain bernama Genset. pemberian nama yang unik terhadap para burung andalannya yang berlaga. Menurut Abah Eko, nama-nama jagoannya itu tak lepas dari profesi yang disematkan orang lain.

“Oh, Itu saya namakan demikian karena usaha saya di Denpasar itu Mega Jaya Genset. Fokusnya jual Genset. Bahkan penghobi kicau era 90an panggil saya dengan sebutan Pak Eko Genset,” ungkapnya sembari terkekeh.

Murai Batu Diesel gacoan Abah Eko Denpasar

Sementara Murai Batu Diesel, lanjutnya, selama sebulan terakhir berhasil menyabet Juara 1 sebanyak 8 kali. Apalagi event terakhir ini, catatan kemenangan gaco satu ini kembali bertambah.

“Ditambah sekarang, berubah lagi hitungannya. Kayaknya sih dua atau tiga bulan lagi akan ngurak. Soal lomba kedepan, lihat urusan kerjaan dulu, kalau ada urusan yang mengharuskan balik cepat, Diesel saya bawa ke Bali juga,” pungkasnya. Jat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *