Zainal Arifin Desak Polda Metrojaya Tangkap Munarman

Betawipos, Jakarta – Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara (BKN) Zainal Arifin kembali mendatangi Markas Polda Metrojaya Jakarta hari ini, Kamis (01/04/21). Kedatangan mereka untuk menanyakan progres laporan mereka terhadap Sekertaris Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (DPP FPI) Munarman, pada 21 Maret lalu.

“Kalau lapor sudah dan sudah dilakukan penyelidikan. Tempo hari kalau pelaporan itu, 21 Desember (2020). Lha ini kita mau tahu apa laporan itu seperti apa kelanjutannya toh,” kata Ketua Umum BKN Zainal Arifin pada Betawipos.

Zainal menjelaskan, pihaknya melaporkan Munarman terkait unsur kebohongan yang disampaikan Munarman pada penyidik dan publik. Munarman dalam pernyataannya pernah menyebut jika keenam laskar yang terbunuh dalam kasus KM 50 tidak memiliki senjata saat melawan aparat. Apalagi setelah Komnas HAM menyebut sebaliknya.

“Bahwa itu ada unsur kebohongan. Nah pas terakhir kan sudah disimpulkan sama Komnas HAM bahwa itu ada unsur kepemilikan senjata,” papar mantan Ketua PCNU Jakarta Selatan tersebut.

Karena itulah BKN berharap penyidik kepolisian segera menindaklanjuti laporannya. Hal itu untuk mengklarifikasi duduk perkara sebenarnya.

“Harapannya ya kita ingin ini segera dilakukan pemeriksaan. Biar clear semuanya,” pungkas Zainal.

Munarman sendiri spontan bereaksi atas laporan tersebut. Dirinya balas melaporkan Zainal atas dugaan penyebaran berita bohong dan kebencian, dua hari setelah dirinya dilaporkan. Namun penyidik Polda Metrojaya menolak laporan Munarman lantaran sebelumnya melayangkan surat protes pada penyidik. Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *